Berita > Artikel > Info Turnamen

Kini Main Di Sektor Ganda Bersama Yulia Susanto, Fitriani Petik Pengalaman Berharga

Kamis, 25 November 2021 17:05:44
62 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Photo: ©Humas PP PBSI

  • Photo: ©Humas PP PBSI

  • Current
Pasangan ganda putri non pelatnas, Fitriani/Yulia Susanto tidak berdaya melawan ketangguhan Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Mereka mendapat pengalaman berharga saat dikalahkan Greysia/Apriyani pada turnamen bulutangkis SimInvest Indonesia Open 2021.

Fitriani/Yulia Susanto harus mengakui keunggulan juara ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 yang merupakan unggulan ini dalam laga dua game langsung dengan skor 10-21 dan 15-21, pada laga yang berlangsung di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (25/11).

Bertemu Greysia/Poliie di turnamen bulutangkis seri HSBC BWF World Tour Super 1000 berhadiah total USD 850,000 ini, merupakan pertemuan pertama Fitriani/Yulia dalam sebuah pertandingan resmi.

"Kami baru kali pertama ketemu juara Olimpiade. Enjoy saja dan senang mendapat pengalaman bertanding dengan mereka," ujar Yulia Susanto usai berlaga, mengutip liputan jurnalis PBSI di Bali.

Menurutnya, dia bersama Fitriani baru kali pertama pula berpasangan sehingga perlu penyesuaian.

"Agak grogi sedikit melawan juara Olimpiade dan mereka tetap serius dalam bermain," imbuhnya.

Yulia juga mengatakan, dalam laga tersebut, dirinya sempat menekan dan memberikan perlawanan atas pukulan serta penempatan shuttlecock dari Greysia maupun Apriyani.

Sedangkan Fitriani mengaku, lawan pastinya sudah tahu strategi yang digunakan.

"Kami coba mengimbangi saja, berusaha untuk tidak melakukan kesalahan sendiri," ujar Fitriani.

"Saya mencoba bermain tanpa beban saja. Yang penting berkomunikasi dengan Yulia," imbuhnya.

Untuk ke depannya, Yulia mengaku harus konsentrasi dan konsisten dalam bermain.

"Selain fisik, konsentrasi, dan konsistensi ditingkatkan. Walau pun diajak main reli, harus dikuatkan," kata Yulia.

"Reli panjang kadang membuat bingung kami harus berbuat apa. Itu yang harus diperbaiki," tambah Fitriani. (*)

Berita Info Turnamen Lainnya