Berita > Berita

Bonus Rp 10 M Untuk Tim Thomas Cup 2020 Kepada PBSI, Bukti Pemerintah Perhatian Terhadap Atlet

Selasa, 28 Desember 2021 14:55:49
321 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Photo: ©Kemenpora.go.id

  • Photo: ©Kemenpora.go.id

  • Current
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memberikan apresiasi dan bonus kepada tim Indonesia yang telah meraih juara Piala Thomas 2020. 

Apresiasi berupa bonus ini diberikan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Auditorium Wisma Kemenpora, Senin (27/12) siang. Bonus sebesar Rp 10 Miliar ini diterima oleh Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Agung Firman Sampurna. 

Selain apresiasi kepada tim Thomas Cup 2020, Menpora Zainudin Amali juga menyerahkan bonus kepada tim Asian Youth Games sebesar Rp 5 Miliar yang diterima langsung Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Ukun Rukaendi. 

Selanjutnya, Menpora Zainudin Amali juga menyerahkan apresiasi berupa bonus kepada tim Kejuaraan Dunia Angkat Besi sebesar Rp 1,25 miliar yang diterima langsung Sekjen Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Djoko Pramono. 

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali mengatakan bahwa pemerintah benar-benar memperhatikan atlet dan cabang olahraga,  hal itu dibuktikan dengan adanya apresiasi berupa bonus tersebut. Menurut Menpora, pemberian bonus ini terlambat karena pihaknya harus mengikuti aturan terkait dengan penggunaan keuangan negara. 

"Pemerintah, negara benar-benar memperhatikan (atlet), cuma kan tidak bisa grasa grusu (mencairkan bonus), karena ini ada aturannya (undang-undang)," ujarnya. 

Selain menyerahkan apresiasi berupa bonus kepada ketiga cabang olahraga tersebut, dalam kesempatan ini Menpora Amali memberikan penghargaan Satya Lancana Dharma Olahraga kepada olahragawan yang berprestasi di Olimpiade dan event internasional. 

Adapun olahragawan yang mendapat anugerah Satyalancana Dharma Olahraga antara lain, Tri Kusharjanto (Bulutangkis), Sony Dwi Kuncoro (Bulutangkis), Eng Hian (Bulutangkis), Ni Nengah Widiasih (Angkat Berat) dan Coni Ruswanta (Pelatih Angkat Berat). 

Menpora pun mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan dan berprestasi. Dia berharap mereka dapat meningkatkan prestasinya baik yang sudah menjadi pelatih maupun yang masih menajdi atlet. 

"Saya menyampaikan selamat kepada para penerima Satya Lencana Dharma Olahraga. Mudah-mudahan dapat menunjukan prestasi," harap Zainudin Amali. 

Sementara itu, Ketua Umum PBSI, Agung Firman mengungkapkan bahwa adanya pemberian apresiasi berupa bonus kepada para atlet dan cabang olahraga tersebut sesudah diatur dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) dan Peraturan Presiden Nomor 44. 

"Penghargaan diberikan dua, yang pertama kepada atletnya dan kedua diberikan kepada cabang olahraga yang melakukan rekruitmen dan pembinaan. Ini betul-betul sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan merupakan bagian yan tidak terpisahkan dari peran, fungsi dan wewenang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai pembina utama dalam Sistem  Keolahragaan Nasional," pungkas Firman Agung. (ded/kemenpora.go.id)

Berita Berita Lainnya