Berita > Artikel > Sosok

Bagai Merpati Kembali Ke Sarangnya, Flandy Limpele Pun Begitu

Senin, 28 Maret 2022 21:48:56
1044 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Photo: ©Flandy Limpele

  • Photo: ©Flandy Limpele

  • Current
Barusan dapat rilis dari Humas PP PBSI yang menyebutkan Flandy Limpele akan bergabung dengan Pelatnas PBSI sebagai pelatih ganda campuran. Tentunya ini menjadi kabar gembira bagi penggemar bulutangkis di Tanah Air, khususnya yang merindukan torehan prestasi dari atlet-atlet sektor ganda campuran. Apalagi dengan telah keluarnya dari Pelatnas Cipayung dua pasang ganda utama sektor ganda campuran Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja.

Tentunya, kata “bergabung kembali” adalah kata yang tepat disematkan bagi kehadiran Flandy, pelatih kelahiran Manado, 9 Februari 1974, ke Pelatnas Cipayung. Flandy bukanlah sosok baru nantinya di Pelatnas Cipayung, Sebagai atlet sesungguhnya Flandy telah merasakan bagaimana atmosfir Pelatnas Cipayung.

Bahkan Flandy pernah merasakan bagaimana rasanya sebagai atlet yang “tidak diperhatikan” oleh PBSI sehingga akhirnya dia bersama partnernya Eng Hian bermain untuk Inggris menyusul Rexy Mainaky yang menjadi pelatih di Inggris.

Bersama Eng Hian di Inggris sedari 2001 hingga 2003 prestasi pasangan ini begitu kemilau. Tahun 2002 Flandy/ Eng Hian bertengger di peringkat 1 dunia ganda putra, menggeser ganda putra Korea Selatan, Lee Dong Soo/Yoo Yong Sung. Tahun 2004, Flandy/Eng Hian kembali ke Tanah Air menjadi bagian skuat Merah Putih ke Olimpiade Athena. Dan medali perunggu hasil yang terbaik mereka torehkan.

Setelah berkelana menjadi pelatih di Jepang, India, dan Malaysia, kini tenaga Flandy pun dibutuhkan skuat ganda campuran. Flandy dan Eng Hian pun kini bersama lagi di Pelatnas Cipayung. Sementara Eng Hian telah bergabung di Pelatnas Cipayung jauh lebih awal, sejak tahun 2014. Prestasi menawan Eng Hian sebagai pelatih mengantar Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menyabet medali emas Asian Games 2014, dan paling kinclong mengantar Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

"Memang benar Flandy akan bergabung dengan Pelatnas PBSI per bulan April ini," ujar Rionny Mainaky, Kabid Binpres PP PBSI, mengutip rilis berita Humas dan Media PP PBSI sore tadi (Senin, 28/3).

"Flandy akan membantu tim ganda campuran. Kami menyambut kedatangan dia dengan gembira," sambungnya.

Track record dan pengalaman Flandy yang kinclong sebagai pelatih di India dan Malaysia membuat PBSI memanggilnya pulang.

"Flandy dipilih karena sebagai pelatih dia sangat berpengalaman, track record-nya cukup baik dan sangat disiplin serta punya komitmen. Dia juga di Olimpiade Tokyo 2020 kemarin berhasil membawa ganda putra Malaysia (Aaron Chia/Soh Wooi Yik) meraih medali perunggu," kata Rionny.

"Sebagai pemain, dia juga sangat berprestasi di dua nomor. Ganda putra dan ganda campuran. Di ganda putra bersama Eng Hian merebut perunggu Olimpiade Athena 2004. Sementara di ganda campuran bersama Vita Marissa menduduki peringkat keempat atau semifinalis di Olimpiade Beijing 2008. Pelajaran dan pengalaman itu yang kami harapkan bisa dibagi kepada atlet-atlet kita," tutur Rionny.

Rionny berharap, Flandy juga bisa membantu Nova meloloskan dua wakil pasangan ganda campuran ke Olimpiade Paris 2024.

"Saya juga berharap, Flandy bisa membantu Nova meloloskan dua wakil ganda campuran ke Olimpiade Paris 2024," ungkap Rionny.

Tak hanya Flandy saja yang digaet, PBSI juga mengikat kontrak dengan Namrih Suroto sebagai asisten pelatih ganda putri pratama. (*)

Berita Sosok Lainnya