Berita > Berita

Gregoria Melaju Ke Babak Dua, Rinov/Pitha Dan Vito Terhenti

Rabu, 15 Maret 2023 05:02:11
801 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Gregoria

    Photo: ©Humas PP PBSI

  • Photo: ©Humas PP PBSI

Gregoria Mariska Tunjung, satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia, berhasil melaju ke babak dua (16 besar) turnamen bulutangkis All England 2023.

Sukses Gregoria ini usai menaklukkan pebulutangkis putri Denmark, Line Højmark Kjaersfeldt pada babak 32 besar yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, hari Selasa (14/3).

Laga itu berkesudahan dengan rubber game dengan skor 15-21, 21-12 dan 22-20. Bukan kemenangan mudah memang apalagi pebulutangkis asal Wonogiri tersebut sempat tertinggal 18-20 di game penentuan. Beruntung, ia mampu bangkit dan meraih empat poin beruntun untuk memastikan kemenangan.

"Pertama saya harus akui lawan bermain bagus banget hari ini, dia sangat kasih saya tekanan di game pertama. Juga dia dari gim pertama, kedua dan ketiga sangat stabil. Line memang performanya sedang menanjak di beberapa pertandingan terakhir. Dia terlihat sangat siap melawan saya dan banyak sekali improvenya," ujar Gregoria usai pertandingan.

"Kalau dari saya tentu bersyukur bisa memenangkan pertandingan tapi kalau dari keseluruhan permainan masih merasa kurang puas karena tadi khususnya di gim ketiga saya sudah unggul tapi bisa terkejar karena melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Itu menjadi catatan untuk saya di pertandingan selanjutnya," Gregoria menambahkan.

Gregoria mengungkapkan faktor ketenangan menjadi kunci kemenangannya hari ini.

"Senang bisa tampil lebih tenang saat tertinggal 18-20 itu. Saya hanya berpikir tidak mau kalah saja tadi karena sangat krusial ketika kalah dalam momentum seperti itu, penyesalannya bisa panjang. Coba memaksa dan maksimal, Puji Tuhan bisa membalikkan keadaan dan menang," ungkap Gregoria.

Di babak 16 besar, Gregoria akan menantang Lalinrat Chaiwan asal Thailand. Lalinrat melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan rekan senegaranya Ratchanok Intanon 21-16 dan 21-17.

Lalinrat Chaiwan merupakan pebulutangkis yang berganti nama dari Phitayaporn Chaiwan. Ini kedua kalinya Lalinrat mengganti namanya, sebelum Phitayaporn namanya adalah Pattarasuda Chaiwan.

Sementara di laga lain, pasangan ganda gampuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, harus menuai kegagalan gagal memetik kemenangan. Rinov/Pitha harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Tan Kian Meng/ Lai Pei Jing 19-21 dan 18-21.

"Di game pertama tadi ada faktor non teknis ya terutama dari saya. Harusnya tadi tidak boleh setengah-setengah, yakin saja apalagi kami dalam keadaan unggul. Kalau dari hasil memang kami belum puas tapi dari segi non teknisnya sudah berubah banyak walau masih ada ya. Kami mengambil positifnya di sini, ke depan harus fokus lagi," kata Rinov.

"Di game kedua kami mencoba membalikkan keadaan, coba menetralkan rasa-rasa yang kurang enak, kurang nyaman. Kami lawan itu semua. Tadi ada beberapa poin juga saya matinya bola gampang yang harusnya tidak mati. Kami sudah berusaha tapi memang belum berhasil," Pitha menimpali.

Selain Rinov/Pitha, kekalahan juga diderita tunggal putra andalan Indonesia lainnya, Shesar Hiren Rhustavito. Tunggal putra peringkat 26 dunia itu takluk di tangan tunggal putra Malaysia Ng Tze Yong dengan skor 9-21 dan 12-21.

"Pertandingan hari ini kurang maksimal dari saya, hasilnya kurang bagus di lapangan. Sebenarnya mau menang atau kalah asalkan kita bisa main maksimal tapi hari ini saya tidak bisa maksimal jadi sangat mengecewakan. Saya rasa persiapan di Indonesia sudah bagus tapi memang di lapangan tadi permainan saya tidak berkembang, sementara lawan bermain bagus terutama di defensenya. Saya tidak berani melawannya," ungkap Vito

"Ke depan saya mau bermain enjoy, tadi sama sekali tidak bisa menikmati pertandingan," pungkasnya. (*)

Berita Berita Lainnya