Berita > Artikel

Ada Apa Dengan Marcus Gideon Fernaldi?

Jumat, 15 Februari 2013 18:24:22
18824 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

'Kwkwkkkwkwk.. masa sih markus ngambek ga dkrm ke all england trs mundurin diri dr pbsi? Ini kata ko rudy kl markus ngambek... Ketauan bgt mental si markus mw jelong2 trs diupload ke twiter gitu aja ngambek'. Demikian thread di forum diskusi Bulutangkis.com yang diposting member @624nz pada hari Selasa, 12-Februari-2013, jam 19:49:17 dengan judul 'Atlet kita Markus ngambek'. Dan bergulirlah obrolan tentang sang atlet bahkan sepertinya memojokkan sang atlet. Seperti petinju yang kena pukulan bertubi-tubi dari lawan di pojok ring, tanpa bisa membalas pukulan lawan.

Obrolan di forum diskusi Bulutangkis.com seperti jadi trending topic di forum dalam beberapa hari belakangan ini. Tak hanya satu thread, bahkan menghangat dengan thread lanjutannya 'Atlet kita Markus ngambek (Part 2)', berlanjut lagi 'Atlet kita Markus ngambek (Part 3)'. Hingga menjadi trilogi thread diskusi di forum diskusi Bulutangkis.com.

Ada cerita apa sebenarnya dibalik kisah mundurnya Marcus Gideon Fernaldi dari Pelatnas Cipayung? Mundurnya Marcus sesungguhnya bukanlah kasus pertama yang terjadi di Pelatnas Cipayung. Tercatat beberapa atlet seperti Taufik Hidayat, Vita Marissa, Alvent Yulianto Chandra, Hendra Aprida Gunawan, Luluk Hadiyanto, Markis Kido, Hendra Setiawan, Tommy Sugiarto, Pia Zebadiah Bernadeth, Nova Widianto dan beberapa atlet lain yang pernah mundur dari Pelatnas Cipayung.

Tak hanya atlet saja yang mundur dari Pelatnas, bahkan pelatih juga pernah mundur. Hendrawan, Sigit Pamungkas, Sarwendah Kusumawardhani dan Marleve Mainaky merupakan nama-nama pelatih yang pernah tercatat mundur dari Pelatnas Cipayung. Lius Pongoh tercatat sebagai Kabid Binpres yang pernah mengundurkan diri dari Pelatnas. Dan yang paling fenomenal, Chairul Tanjung, mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PB PBSI pada tahun 2004.

Mereka mundur dengan berbagai alasan yang berbeda. Dan memang kisah mundurnya nama-nama di atas dari Pelatnas Cipayung menjadi kisah-kisah menarik bagi penggemar bulutangkis di Tanah Air. Ada apa sebenarnya yang terjadi di Kawah Candradimuka pebulutangkis nasional ini? Apalagi Pelatnas Cipayung bukanlah Menara Gading di tengah maraknya obrolan di jejaring sosial.

Lalu mengapa mundurnya Marcus Gideon Fernaldi atlet ganda putra yang kini berada di peringkat 28 dunia berpasangan dengan Agripina Prima Rahmanto Pamungkas menjadi gosip hangat bulutangkis? Cerita yang beredar, mundurnya Marcus Gideon Fernaldi yang akrab disapa Sinyo dari Pelatnas memang berbau tidak sedap. Pasalnya Sinyo disebut ngambek hanya karena tidak ikut diberangkatkan pelatihnya ke ajang All England 2013 yang merupakan salah satu turnamen bulutangkis tertua di dunia. Benarkah Sinyo ngambek?

Pembuat thread diskusi @624nz ternyata mengutip twit @broedyanto, milik Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan Internasional PBSI. Twit @broedyanto kepada @BulutangkisNews isinya, 'ngga dikirim ke All england..jd ngambek...setiap pemain dpt jatah kok utk kejuaraan mana.' Twitt @broedyanto merespon twit @BulutangkisNews berikut ini, 'Pemain berpotensi Marcus Fernaldi Gideon mengundurkan diri dari pelatnas. Ada apa koh @broedyanto ?' pada 12 Februari lalu.

Namun sayang sekali pada topik yang sama di twitter, @broedyanto tidak menjawab pertanyaan kami lewat account @bulutangkiscom. Twitt kami kepada @broedyanto dan @BulutangkisNews berbunyi, 'Yang bilang ngambek siapa ya Ko?'

Tak mendapat jawaban, kami mengontak Sinyo pada Selasa malam lalu. Sinyo membenarkan bahwa dirinya telah mengajukan pengunduran diri secara tertulis. 'Saya bukan ngambek, cuma agak down aja,' ungkap Sinyo kepada Bulutangkis.com perihal alasan pengunduran dirinya dari Pelatnas Cipayung. 'Memang semua pada gak tahu masalahnya kenapa,' tambah Sinyo menilai banyaknya tudingan yang menyalahkan dirinya setelah twitnya di jejaring sosial Twitter.

Cerita bermuara saat Sinyo menanyakan kepada Herry IP sapaan akrab Herry Iman Pierngadi yang kini menjadi Kepala Pelatih Ganda Putra, mengapa dia dan Agri pasangannya tidak ikut dikirim berlaga di ajang All England 2013. Sinyo juga menanyakan kepada Herry IP sang pelatih, kenapa yang dikirim pasangan yang peringkatnya di bawah mereka dan yang pada pertemuan terakhir pun dikalahkan mereka. Namun Sinyo yang bertanya dengan baik-baik, mendapat respon yang tidak mengenakkan dan terkesan marah. Herry IP sang pelatih menyebutkan yang dikirim pasangan yang lebih berprospek.

'Masak ada pelatih bisa ngomong begitu di depan anak buahnya,' ungkap Sinyo nelangsa. 'Padahal saya nanyanya baik-baik,' jelas Sinyo.

Sinyo atlet kelahiran Jakarta, 9 Maret 1991 asal PB Tangkas Specs ini sepertinya menyimpan perasaan tidak enak dengan Herry IP yang juga berasal dari PB Tangkas Specs. Herry IP juga dikenal sebagai pelatih bertangan dingin yang sukses membawa pasangan Tony Gunawan/ Candra Wijaya menyabet medali emas Olimpiade Sydney 2000. Saat turnamen Bankaltim Indonesia Open Grand Prix Gold 2011 di Samarinda, Marcus/Agri yang lagi 'on fire' diminta Herry IP untuk mengalah kepada pasangan Bona Septano/ Mohammad Ahsan. Ini bagaikan smash keras yang tak terelakkan Marcus/Agri. Apa arti sebuah jerih payah berlatih, kalau akhirnya harus mundur tanpa melalui pertarungan sejati. Sebagai imbalan, janji Herry IP kepada Marcus/Agri adalah akan dikirim ke turnamen Macau Open Grand Prix Gold 2011. Akhirnya Marcus/Agri menyerah kepada Bona/Ahsan lewat pertarungan hanya satu game dengan skor 19-21 di laga perempat final.

Janji tinggal janji. Imbalan yang dijanjikan pelatih untuk ikut berlaga ke Macau tak dipenuhi. 'Pas saya tanya jawabnya juga gak enak, katanya ya itu terserah saya, saya kan pelatih, saya bisa aja gak kirim kamu, itu terserah saya,' ungkap Sinyo menirukan jawaban Herry IP sang pelatih saat menanyakan janjinya. 'Akhirnya ke Macau dikansel, kita berangkat dengan biaya sendiri,' ungkap Sinyo yang dikenal disiplin dan rajin berlatih.

Tak ikut ke ajang All England pada awal bulan Maret depan ternyata berbuntut panjang. Pada saat jelang perhelatan Djarum Superliga Badminton 2013 di Surabaya, Sinyo bertemu Ketua PB Tangkas Specs dan menceritakan kisahnya yang tak dikirim ke All England 2013. Pihak klub pun akhirnya mengirimkan surat resmi ke PBSI menanyakan perihal tidak diberangkatkannya Sinyo ke All England 2013.

Surat PB Tangkas Specs yang secara resmi menanyakan nasib anak didiknya berbuah tak mengenakkan bagi Sinyo. 'Pelatih jadi gak suka sama saya, didiamin terus, gak disuruh latihan, disuruh tembok terus,' ungkap Sinyo.

Merasa tak nyaman dengan kondisi berlatih, akhirnya Sinyo menjumpai Christian Hadinata, Kasubid Pelatnas PBSI menceritakan kondisi pelatihan yang dialami. Bukannya mendapat jalan keluar, tapi Christian Hadinata malah menegur Sinyo akibat ulahnya sehingga PB Tangkas Specs melayangkan surat kepada Gita Wirjawan, Ketua Umum PB PBSI. 'Seperti rumah tangga kita emang pasti ada kekurangan tapi jangan diomong-omongin keluar,' ungkap Sinyo mengulang teguran yang diterimanya dari Christian Hadinata. 'Saya heran kalau mereka benar kenapa harus takut diprotes,' tambah Sinyo.

Tak tahan kondisi yang ada, akhirnya Selasa, 12 Februari lalu Marcus Fernaldi Gideon 'Sinyo' memutuskan mengundurkan diri. Tak tanggung-tanggung Sinyo memanfaatkan jejaring sosial sebagai humas dirinya sendiri. Twitnya @marcusfernaldiG: 'Info: sy mengundurkan diri dari pelatnas terima k'.

'Saya sudah gak nyaman lagi disitu (Pelatnas). Mending saya di rumah aja nyaman tentram dan bahagia,' ungkap Sinyo. 'Di luar pelatnas masih bisa maen keluar, bisa cari sponsor juga kalau memang mau latihan semangat,' jelas Sinyo.

Bagaimana PBSI menyikapi keluarnya Fernaldi? 'Tadi malam saya sudah lihat komen Sinyo di Twitter. Saya belum bisa sampaikan apa-apa, karena belum ada tanggapan dari pelatih ataupun Pak Christian. Nanti saya infokan lagi,' jelas Ricky Soebagja, Kasubid Humas dan Social Media PBSI kepada Bulutangkis.com hari Rabu lalu (13 Februari).

Keluarnya Marcus Gideon Fernaldi pada saat awal kepengurusan baru PB PBSI di bawah kepemimpinan Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan yang ahli manajemen patut mendapat catatan tersendiri. Pasalnya Promosi Degradasi atlet Pelatnas PBSI baru saja berlangsung. Kita tunggu lebih lanjut bagaimana langkah PBSI memanage komunikasi kepada atlet-atletnya. Khususnya menyikapi mundurnya Marcus Gideon Fernaldi 'Sinyo' salah satu atlet terbaik yang dimiliki yang seharusnya dibina dengan baik. (fk)

Catatan Prestasi Marcus Gideon/Agripina Prima Rahmanto Pamungkas yang mulai berpasangan tahun 2011
Tahun 2011 :
- Juara Singapore International Series 2011
- Perempat Final Bankaltim Indonesia Open GP Gold

Tahun 2012 :
- Juara Iran Fajr International Challenge 2012
- Juara Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge 2012
- Runner-up Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge 2012
- Runner-up Osaka International Challenge 2012
- Perempat final Victor Indonesia International Challenge 2012
- Perempat final Yonex Sunrise Vietnam Open GP 2012
- Perempat final Indonesia Open Grand Prix Gold 2012
- Semi final Shaheed Dr. K.L. Garg - Syed Modi International India GPG 2012

Berita Artikel Lainnya