Berita > Berita

Simulasi Thomas-Uber di Batam
Mencari Esensi Lain

Sabtu, 29 Maret 2008 09:07:50
2293 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Oleh : Erwin Fitriansyah/Broto Happy W.

Simulasi kedua Thomas-Uber di GOR Temenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, Batam, Sabtu (29/3), diharapkan bisa menghadirkan suasana yang berbeda dengan simulasi pertama yang digelar di Bandung, Februari lalu.

''Dalam waktu yang sudah semakin dekat, kita berharap ada esensi lain yang bisa didapat pada simulasi. Paling tidak simulasi ini akan berbeda dengan latihan biasa. Pemain yang ada sekarang lebih lengkap. Kemampuan semua pemain bisa dilihat secara menyeluruh,'' papar Lius Pongoh, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI.

Hasil simulasi ini tak sepenuhnya menjadi formasi baku pada Putaran Final Piala Thomas-Uber, yang akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta 11-18 Mei. Namun, setidaknya simulasi terakhir ini akan memberi gambaran kerangka tim berdasarkan penampilan pemain.

''Masih ada Kejuaraan Asia. Perolehan poin pada event itu masih akan memengaruhi peringkat dan susunan tim Thomas-Uber,'' lanjut Lius.

Yang jelas pemain tunggal keempat Thomas-Uber baru akan ditentukan setelah simulasi. Penentuan siapa yang mengisi posisi ini akan dilakukan pada 9-11 April.

Pada tim Thomas, ada Tommy Sugiarto, Alamsyah Yunus, dan Andreas Adityawarman. Posisi ini untuk tim Uber akan diperebutkan Fransiska Ratnasari dan Aprilia Yuswandari. Selain pemain pelatnas Cipayung, seleksi tunggal keempat ini menurut rencana juga akan diramaikan Andre Kurniawan Tedjono dan Maria Febe Kusumastuti, pemain nonpelatnas dari PB Djarum.

''Mereka akan saling berhadapan. Nanti akan dilihat siapa yang mencatat hasil terbaik,'' ujar Lius.

Kebersamaan

Misi lain yang diusung adalah membangun semangat kebersamaan. ''Hal ini tak boleh dilupakan. Pertandingan beregu lain dengan perseorangan seperti yang sudah biasa dilakukan pemain. Faktor kebersamaan bisa jadi modal yang penting dalam pertandingan beregu. Ini yang akan kami bangun,'' sebut Lutfi Hamid, manajer tim Thomas.

Awalnya sempat ada rencana simulasi ini akan mengundang tim Malaysia. Namun, hingga menjelang waktu pertandingan, tak ada jawaban dari Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM).

''Padahal masyarakat di Batam sudah antusias menunggu simulasi lawan Malaysia jadi terlaksana. Tak apa kalau akhirnya simulasi digelar antarpemain pelatnas sambil mereka refreshing di Batam,'' kata Cahya, Ketua Pengda PBSI Kepulauan Riau.

JADWAL PERTANDINGAN
Piala Thomas - Harimau vs Rajawali
Taufik Hidayat vs Alamsyah Yunus
Tommy Sugiarto vs Sony Dwi Kuncoro
Andreas Adityawarman vs Simon Santoso
Markis Kido/Hendra Setiawan vs Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto
Joko Riyadi/Hendra A.G. vs Flandy Limpele/Candra Wijaya

Piala Uber - Anggrek vs Mawar
Maria Kristin vs Pia Zebadiah
Fransiska Ratnasari vs Adriyanti Firdasari
Bellaetrix Manuputty vs Aprilia Yuswandari
Lilyana Natsir/Vita Marissa vs Rani Mundiasti/Endang Nursugianti
Lita Nurlita/Nintya Krishinda vs Jo Novita/Greysia Polii

(Sumber: bolanews.com)

Berita Berita Lainnya