Berita > Berita

Linda Ingin Ikuti Susy

Rabu, 28 Juni 2006 08:40:06
2659 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Nama Linda Weni Fanetri mungkin belum dikenal di kalangan penggemar bulutangkis. Namun, di antara pebulutangkis remaja putri, namanya dianggap cukup berbahaya.

Cewek kelahiran Jakarta, 18 Januari 1990 itu menjadi juara kelompok taruna tunggal putri di Astec Terbuka II, yang berakhir Sabtu (24/6) di Gedung Bulutangkis, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta. Di final pelajar kelas dua SMU Ragunan itu mengalahkan Bellaetrix Manuputty (Jaya Raya), yang lebih difavoritkan juara, dengan 21-18, 21-12.

“Saya juga menjagokan Bella, tapi mungkin dia main sedang tidak bagus,” ujar Linda, yang baru masuk taruna (usia 16-18) tahun ini dan berada di tempat ketiga di Piala SGS di Bandung lalu.

Bella sendiri baru kembali tampil setelah sempat menolak mengikuti seleksi nasional untuk masuk pelatnas tahun ini.

Linda berlatih bulutangkis sejak kelas 5 SD. Awalnya ia berlatih di Jaya Raya, lalu pindah ke Bina Bangsa dan akhirnya ditangani Verawaty Fadjrin di Ragunan sejak 2004.

“Saya ingin seperti Susy Susanti. Tapi, saya juga suka Mia Audina. Beberapa kali saya lihat permainannya,” ujar Linda, yang menargetkan bisa masuk pelatnas paling tidak dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Lantas apa komentar Susy, si empunya acara yang mengikuti jalannya pertandingan Linda vs Bella dengan seksama itu?

“Saya lihat Linda mengalami peningkatan. Tahun lalu dia main tidak seperti ini. Lebih berani capek dan tidak memaksa, lebih sabar. Saya harap dia akan mengalami kemajuan lagi. Perkuat di kaki karena saya lihat agak lemah,” tutur sang ratu bulutangkis itu.

Buat Bella, istri Alan Budikusuma itu menyarankan untuk memperjelas spesialisasi, apakah mau memperkuat di pertahanan atau reli atau menyerang.

“Sayang ya masih umur segini lututnya sudah cedera,” tambah Susy, yang mengaku baru kena cedera lutut di usia 25-26 tahun.

Taruna tunggal putra dimenangi Nandang Arif (Tangkas), yang mengalahkan Ferdy Wijaya (Tangkas) 21-13, 21-9. Satu-satunya nomor dewasa adalah tunggal putra. Jeffer Rosobin (Suryanaga) tampil sebagai juara dengan menaklukkan Risky Kurniawan (Suryanaga) 21-12-21-9.
(Esi)

Sumber:bolanews.com

Berita Berita Lainnya