Berita > Berita

Malaysia Open Grand Prix Gold 2014
Simon: 'Ini adalah awal yang baik buat saya'

Minggu, 30 Maret 2014 22:25:56
2826 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Tunggal putra Indonesia, Simon Santoso akhirnya meraih gelar pertamanya di tahun 2014 pada ajang Malaysia Open Grand Prix Gold 2014. Gelar juara ini diraih Simon dengan menaklukkan pebulutangkis India, Sourabh Varma lewat pertarungan rubber game 15-21, 21-16, 21-19 dalam waktu 1 jam 9 menit di Stadium Pasir Gudang, Johor Baru, Malaysia hari Minggu (30/03).


'Ini adalah awal yang baik buat saya. Target saya memang ingin jadi juara. Kemenangan ini menjadi modal untuk meningkatkan rasa percaya diri saya dan untuk mendongkrak rangking saya,' ungkap Simon kepada jurnalis Badmintonindonesia.org dalam rilis yang kami terima petang ini.

'Tidak mudah mencapai gelar juara ini, masih banyak yang perlu saya perbaiki. Mudah-mudahan secepatnya saya bisa menjadi top player lagi,' sebut Simon.

Bagi Simon, melewati pertarungan final turnamen berhadiah total USD 120,000 ini tidaklah mudah. Setelah laga semifinal dilalui dengan pertarungan tiga game melawan pebulutangkis Thailand, Thammasin Sitthikom dengan skor 21-12, 19-21, 21-18, begitu juga dengan partai final ini. Game pertama Simon yang sudah sempat unggul 12-5, malah tertinggal tertinggal 15-20. Sourabh yang tertekan mampu merubah pola permainannya yang lambat disadari Simon. Akhirnya Simon menyerah kepada Sourabh dengan skor 15-21.

'Saat lawan mengubah pola permainan, saya terlambat mengantisipasi. Saat itu saya harus berpikir dengan cepat, apa yang mesti saya lakukan atas perubahan tersebut,' ujar Simon.

Menyadari kekeliruannya di game pertama. Di game kedua Simon berhasil main sabar meladeni Sourabh dan meraih kemenangan untuk bermain rubber. Game ketiga Simon tak terpancing permainan Sourabh, tak ingin gegabah dan mengulangi kesalahan yang sama seperti game pertama. Usaha Simon berhasil, ia mampu menahan laju Sourabh dan menembus pertahanan lawannya yang merupakan unggulan kedelapan tersebut.


Kemenangan Simon atas Sourabh kali ini merupakan kemenangannya yang kedua kalinya. Kali pertama saat ajang Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012, kala itu Simon menekuk Sourabh dua game langsung 21-18, 21-14. Di ajang yang sama, Simon akhirnya meraih gelar juara super seriesnya. Pasca Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 prestasi Simon taklah menggembirakan.

Kali ini Simon kembali naik ke podium juara setelah pada akhir 2013, Simon menjadi kampiun di ajang Prim-A Kejurnas PBSI. Dan sebelumnya di tahun yang sama, Simon juga menyabet gelar pada Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013 di Yogyakarta.

Sekembalinya ke Jakarta, Simon akan berlatih untuk mempersiapkan diri jelang Singapore Open Super Series 2014 yang akan berlangsung pada 08 ''' 13 April mendatang. (*)

Berita Berita Lainnya